Sinetwit MAF1453 Episode 6 : "Il-Yildirim (The Thunderbolt)"



Sinetwit MAF1453 Episode 6 : "Il-Yildirim (The Thunderbolt)"

1. Episode dunia hendak berganti, layaknya bandul yang berayun dari satu titik pada yang lainnya

2. Abad ke-13 yang menandai masa kekacauan umat Muslim hendak berganti menuju abad kegemilangan Islam

3. Sejak perpijak di eropa, perluasan dengan cepat dilakukan terus-menerus oleh kesultanan Utsmani, lebih cepat dari bani manapun

4. Kesultanan Utsmani mengingatkan kaum Muslim akan 'ashrul-futuhat' - 'masa penaklukkan' Khilafah Umayyah yang terdahulu

5. Saat itu peran Kesultanan Utsmani jauh lebih menonjol dari Khilafah Abbasiyah, sehingga Barat lebih memperhatikan mereka

6. Dari sekelompok penunggang kuda, Islam telah mentransformasi mereka menjadi ksatria2 Allah yang tangguh

7. Islam telah menyihir sekelompok nomaden Turki menjadi pedang Allah yang membela dua kalimat syahadat dan menyebarkannya

8. Pasca penaklukkan kota Galipoli oleh Orhan, gerakan Utsmani seolah tak terbendung, menyapu Eropa Timur bak tsunami

9. Murad I, penerus Orhan tak kalah hebatnya, beliau terkenal sebagai jenius administrasi militer maupun urusan negara

 
Murad I


10. Hanya setahun berselang sejak pengangkatannya sebagai sultan Utsmani, prestasi besar sudah dia ukirkan pada batu Islam

11. Adrianopolis, kota kedua termegah di Eropa Timur harus mengakui kepiawaian Murad I, takluk olehnya pada 1361

 
Reruntuhan Adrianopolis


12. Sejak itu kaum Muslim memiliki 2 ibukota, untuk mengakomodasi 2 benua yg dikuasai, 1 di Eropa (Adrianopel), 1 di Asia (Bursa)

13. Saat itu pula Utsmani merasa memerlukan militer yg lebih terorganisir, lalu membentuk pasukan 'penjaga pintu' (kapikulu)

14. Diantara pasukan kapikulu ini, dibentuk pula pasukan khusus pengawal sultan yang terkenal dan terkuat sampai PD1; Yeniser

15. Kekuatan ini membawa Utsmani sebagai kekuatan tempur paling istimewa di dunia Islam pada masa itu #6MAF1453

16. Dan lewat kekuatan ini pula Murad I dapat mengepung Konstantinopel pada 1373 dan memaksa Kaisar menyerahkan jizyah

17. Setelahnya Murad I bergerak ke wilayah Yunani, Philadelphia dikuasai pada 1378, Sofia pada 1385, Thessalonika 3 thn kmudian

18. Pada 1389, Murad I bahkan berhasil memukul mundur pasukan gabungan Serbia, Bulgaria, Albania, Macedonia dan sekutunya

19. Sayang sekali kemenangan besar atas kristendom ini harus dibayar mahal dengan syahidnya sang sultan ditangan agen kristen

20. Beyazid I, yang menggantikan ayahnya Murad I dijuluki "Il-Yildirim", 'sang petir' karena gerakannya yang sangat tangkas

 
Beyazid "Il-Yildirim"


21. Melebihi ayahnya, Beyazid bahkan pergi ke timur dan ke barat, meluaskan wilayah Utsmani baik di Asia maupun Eropa

22. Bahkan Bulgaria yang berada di Balkan merasakan kuatnya Beyazid, sang petir menyambar Wallachia pada 1394

23. Guna menahan serangan tentara salib Genoa dari Laut Hitam, dan mengepung Konstantinopel, Beyazid membangun benteng kokoh

24. Anadolu Hisaria (Anatolian Fortress), begitu sebutan kaum Barat terhadap benteng Sultan Beyazid Il-Yildirim

 
Anadolu Hisaria (Anatolian Fortress)


25. Pada tahun yang sama 1394, Beyazid pun melaksanakan impian kaummnya mendapatkan Konstantinopel, ia mengepungnya

26. Pengepungan dilakukan sangat lama, sangat intens, sangat kuat, hanya satu langkah lagi Konstantinopel akan jatuh saat itu

27. Namun sayang, seribu sayang, dari Timur jauh, muncul jenius perang Muslim lainnya, keturunan Jengis Khan lainya, Timurlang

Timurlang (Tamerlane)

28. Timurlang yang juga ingin menyatukan dunia dibawah kalimat Allah, membuat kerusakan dengan menumpahkan darah sesamanya

29. Gerakan cepat Timurlang sampai ke kota Ankara yang dikuasai oleh Utsmani, dan nyawa kaum Muslim terancam disana

30. Mendengar invasi dari rivalnya, Beyazid segera pergi menuju Ankara, meninggalkan Konstantinopel yang bebas dari kepungan

31. Dengan pasukan yang terbatas, dan logistik yang seadanya, Beyazid secepat kilat menuju Ankara, demi membela rakyatnya

32. Malang bagi Beyazid, sisa kekuatannya tak mampu menandingi Timurlang, kakuatannya dilumpuhkan dan Beyazid menjadi tawanan

33. Sebagai pembuktian siapa yang berhak menyandang titel 'keturunan Khan Agung' Beyazid dibawa kemanapun Timurlang pergi

 
Beyazid dalam tahanan Timur


34. Begitulah akhir hidup "Il-Yildirim", meninggal dalam tawanan Timurlang sebagai ganti nyawa rakyatnya yang ia cintai

35. Pasca meninggalnya Beyazid, Kesultanan Utsmani dilanda perpecahan penerusnya, sutuasi jadi tidak menentu

35. Namun, semakin kencang suatu badai, maka semakin indah pula cuaca setelahnya, begitulah keadaan Utsmani pada saat itu

36. Dan akan terbukti indahnya sinar mentari setelah badai ini, penakluk-penakluk lebih hebat yang akan muncul setelahnya



        


0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terpopuler