Sinetwit MAF1453 Episode 23 : "Aftermath 1453"



Sinetwit MAF1453 Episode 23 : "Aftermath 1453"

1. Bendera-bendera merah dan hijau Kesultanan Utsmani berkibar megah diseluruh kota, hiruk pikuk kepanikan kota mulai berkurang

2. Tatkala kota sudah dikondisikan, Maka masuklah Sultan Mehmed II diiringi para pengawal dan ulama kepercayaannya
3. Masuk dari gerbang Charisius, Sultan melangkahkan kudanya masuk ke gerbang Konstantinopel untuk kali pertama dalam hidupnya

 
Gate of Charisius


4. Saat itu usai sudah salah satu perjanjian antara Rasulullah dan kaum Mukmin, Konstantinopel telah tertakluk di tangannya

5. Langkah pertama memasuki gerbang kota, tertunai bisyarah Rasulullah saw dengan sebuah doa yang dipanjatkan Sultan

 
Sultan Mehmed II memasuki Konstantinopel lewat gerbang Charisius


6. "Alhamdulillah semoga Allah merahmati para syuhada, memberikan kemuliaan pada mujahidin, serta bangga & syukur buat rakyatku"

7. Setelah hamdalah, tak henti-hentinya Mehmed mengucapkan "Masya Allah..!" "Masya Allah..!" saat menyaksikan keagungan kota

8. Dan yang lebih membuatnya terharu, bahwa Allah betul-betul mengabulkan doanya, keyakinannya terbayar lunas!

9. Sultan menekankan pula pada komandan2 agar pasukannya bertindak syar'i dalam memperlakukan tawanan dan tidak berbuat keji

10. Tidak melakukan pembumihangusan, menjaga nyawa dan kehormatan anak2 dan wanita2 sebagaimana perintah Rasulullah saw

11. Sultan lalu mengarahkan kudanya menuju gereja Hagia Sophia, landmark dunia, hegemoni kristen Byzantium di dunia

12. Saat sampai di depan bangunan megah tak tertanding itu, Sultan turun dari kudanya, bersujud ke arah Makkah

13. Lalu mengambil segenggam tanah Konstantinopel dan menaburkannya ke atas sorbannya. Tanda kehinaan seorang hamba Allah

14. Sultan lalu berjalan menuju gerbang Hagia Sophia yg terkunci rapat, darinya terdengar tangisan dan teriakan takut penduduk

15. Ketukan terdengar, Mehmed II menanti didepan gerbang. Dari dalam pintu gereja dibuka oleh pendeta yang terlihat takut

16. Saat itulah Sultan Mehmed menyaksikan ribuan wanita dan anak-anak, berkumpul di sudut yang paling jauh dari gerbang

 
Hagia Sophia


17. Satusamalain berpelukan takut, menanti akhir nyawa mereka, teringat akan perlakukan kaum Kristen kepada Muslim Andalusia

18. Namun, begitulah Islam mengajarkan untuk menghormati nyawa manusia, memuliakan mereka, hatta yang berbeda keyakinan dengannya

19. "Keluarlah kalian semua! Aku akan menjamin nyawa dan kehormatan kalian" Ucap Mehmed, akhlak Islamnya hasil teladan Rasulullah

20. "Siapapun yang ingin tetap tinggal di kota ini, aku menjamin benda miliknya tetap dan darahnya terjaga"

21. "Atau bila mereka ingin keluar dari sini, makan tinggalkanlah kota dalam damai, darahnya terjaga pula"

22. "Tapi saya inginka agar tempat ini diubah menjadi masjid!" Subhanallah, pertamakali Rasul tiba di Madinah membangun masjid!

23. Begitulah toleransi Islam kepada penduduk yang ditaklukkan, urusan perang hanya pada militer, rakyat sipil bebas darinya

24. Maka sejak ashar itu, nama Allah tak berhenti bergaung di langit Konstantinopel tatkala adzan, sampai detik ini pun!

25. Selasa, 29 mei 1453 Konstantinopel takluk, dan pada hari Jum'at pekan itu pula, Masjid Hagia Sophia (Ayasofya) resmi dipakai

26. Dan Khotib pertama pada saat itu adalah Sultan Mehmed II sekaligus merangkap menjadi imam shalat Jum'atnya. Subhanallah!

27. Keadilan dirasakan seluruh warga Konstantinopel baik Muslim ataupun bukan. Ini bisa dilihat dalam pernyataan Sphrantzes

28. Pada hari ketiga Sultan merayakan kemenangannya, dan mengumumkan bahwa penduduk segala usia akan dijamin kebebasannya"

29. Semua penduduk diperlakukan sebagaimana sediakala, seolah tidak ada yang berubah" begitulah akhlak Muslim dalam penaklukkan

30. Sultan bahkan melantik Gennadious Scholarius uskup ortodoks, pemimpin agama kristen yang mengurusi kepentingan umat kristen

 
Sultan Mehmed memberikan ferman (surat keputusan) pada Gennadious Scholarius menjadi Patriach Kristen Ortodoks


31. Selain itu, Sultan juga memerintahkan pencarian makam Abu Ayyub, menanam pohon diatasnya dan membangun masjid disebelahnya

 
Pohon yang ditanam Mehmed di Makam Abu Ayyub (Eyup)


32. Sejak saat itu, distrik Ayyub diperjenalkan, sebuah distrik yang khusus menangani masalah pendidikan tinggi di Utsmani

 
Eyup Sultan Camii (Masjid Abu Ayyub) di Distrik Eyup


33. Mehmed II menjadi sultan pertama yang mengkodifikasi hukum sampai hal-hal yang ringan, memberikan keadilan di penjuru kota

34. Membangun fasilitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, seni dan perdagangan sehingga dia dijuluki Abu Al-Fath (ayah kebaikan)

35. Dalam waktu kurang dari 30 tahun, Sultan Mehmed meningkatkan populasi kota hingga 4x lipat dan mengembalikan kejayaan kota

36. Wajarlah ketika pujian-pujian berdatangan pada dirinya, menggambarkannya sebagai berikut: #23MAF1453
37. "Dia sultan paling agung dari kalangan bani Utsmani. Sultan utama yang memiliki sifat mulia, terbesar yang melakukan jihad"

38. Subhanallah, wajar saja, penaklukkan ini adalah klimaks 54 hari dia berperang dan 825 tahun penantian kaum Muslim.

39. Semenjak terucap dari lisan yang mulia Rasulullah Muhammad saw 825 tahun lalu, hingga kali pertama Mehmed menaklukkan kota

40. Sejak Rasul mengucapkannya, kaum Muslim tidak berhenti meyakininya, terus menerus berjuang menaklukkan Konstantinopel

41. Keyakinan apa yang bisa bertahan generasi demi generasi, yang dapat memindahkan 72 kapal melewati daratan, keyakinan apa?!

42. To Look Beyond The Eyes Can See! Itulah rahasia para penakluk dan ksatria Islam, prinsip yang diajarkan Rasulullah

43. Bagi kaum Muslim, taklukknya Konstantinopel bukan terjadi pada 1453, namun terjadi tepat ketika lisan Rasulullah terucap!

44. Karena bagi kaum Mukmin, lisan Rasul pastilah benar dan akan terjadi, bagi mereka itulah keyakinan yang diterima dan diyakini

45. Mereka tak berhenti percaya, walau semua orang mengatakan "tidak", asal Rasulullah berkata "ya", maka bagi mereka itu cukup!

46. Mukmin tidak meyakini apa yang mereka saksikan, namun mereka akan menyaksikan apa yang mereka yakini!

47. Dan sikap mental inilah yang menjadikannya teguh menghadapi seluruh hambatan, karena keyakinan kemenangan dari Rasulullah!

48. Dan mulai saat itu dia dikenal sebagai Mehmed sang Penakluk, Fatih Sultan Mehmed. Muhammad Al-Fatih Penakluk Konstantinopel!" 



        


0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terpopuler